Renungan


Translate

Sastra Weda


Om Swastiastu...
SASTRA SUCI HINDU dalam Bahasa Indonesia Secara Online silakan Di Klik untuk membacanya.
  
Sastra Sruti Sastra Smerti
ASHTAVAKRA GITA BHAGAVATA PURANA
ISAVASYOPANISHAD BHAJA GOVINDAM
KAIVALYOPANISHAD BRAHMA – GYANAWALI
KATHOPANISHAD ...
KENOPANISHAD ...
MANDUKYA UPANISHAD ...
MUNDAKOPANISHAD ...
TAITTIRIYA UPANISHAD ...
BHAGAVAT GITA

Sastra Suci yang Berkait
DUMMAPADA SUKHMANI SAHIB

Ajaran dan Keterangan 
Silsilah Sanatana Dharma VASISHTA YOGA
SANG HYANG GANESHYA GAYATRI – MANTRA
MANTRAM, YOGA DAN PUASA HUKUM KARMA

Santi Parva lengkap dapat dibaca disini---->>  Kitab SANTI PARWA
(Berbahasa Inggris)


Semoga bermanfaat, Om Shanti Shanti Shanti om...

2 comments:

  1. Apakah semua isi tertulis dlm Weda ditulis oleh manusia sendiri atau terlahir dgn sendiri nya dri firman2 tuhan

    ReplyDelete
  2. Veda Shruti adalah sabda Brahman. Apakah Brahman berbicara langsung? Tentu tidak. Dalam Begavad Gita disebutkan bahwa, kapan adharma meraja lela didunia ini, saat itu aku turun mengambil wujud manusia untuk mengajarkan Dharma kembali. Ketika Shri Krisna mengajarkan Begavad Gita, beliau sendiri mengatakan bahwa ajaran ini sudah pernah diajarkan sebelumnya, dari Dewa Matahari, manusia pertama, sampai para maharsi.
    Menegakkan Dharma didunia adalah domain manusia yang diberikan Brahman/Tuhan, sehingga ketika menegakkan Dharma kembali, Brahmanpun selalu konsisten untuk tidak melanggar domain tsb. Beliaupun turun dalam wujud manusia, tapi dengan atman yang tidak terikat oleh kemelekatan dunia, atau bersih dan suci. Sehingga atman sebagai percikan suci Brahman itu vibrasinya sama dengan Brahman. Apa yang keluar dari manusia suci, itu sebenarnya sabda Brahman.
    Menjadi orang suci pada prinsipnya ada dua jalur. Top down dan bottom up. Artinya turun dari atas, yaitu Avatara, Tuhan yang turun kedunia mengambil wujud manusia. Sedangkan yang dari bawah keatas adalah para Maharsi yang sudah mencapai tingkat Biksuka Asrama. Kedua jenis orang suci itu pada hakekat punya level kesucian yang sama, dimana atman yang menghidupinya adalah sudah dalam vibrasi yang sama dengan Brahman. Beliau2 inilah yang membawa atau menyemaikan sabda Tuhan kepada seluruh umat manusia lainnya.
    Di zaman belum ada hurup, artinya belum ada budaya tulis menulis, maka semua sabda brahman ini disampaikan secara verbal. Setelah ada budaya tulis menulis, barulah para orang suci itu mengajarkan melalui tulisan. Jadi siapa yang menulis Veda, tentu manusia, yang pertama adalah manusia maha suci.

    ReplyDelete

Boleh berkomentar panjang lebar, silahkan!Tulisan ini mungkin sinis tapi mudah-mudahan bisa memberi pengertian dan kesadaran untuk lebih mencintai Agama,Tanah Air, Bangsa dan Nusantara. Mencintai Pancasila dan Bhinneka Tunggal Ika Tan Hana Darma Mangrwa, budaya serta peninggalan-peninggalan leluhur seperti Candi-candi, Pura, Puri, Purana ataupun yang lainnya.